Kemenag Bangka Tengah Perkuat Pelayanan Ramah Kelompok Rentan

Rapat PEKPPP dan penguatan SAKIP, akselerasi capaian kinerja Triwulan III Tahun 2026, serta peningkatan kualitas LKJ Tahun 2026.

Rapat PEKPPP dan akselerasi capaian kinerja Triwulan III Tahun 2026 di Aula Pertemuan

BANGKA TENGAH — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah memperkuat kesiapan penyelenggaraan pelayanan publik ramah kelompok rentan melalui kegiatan Pendampingan Lapangan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan pemerintah semakin mudah diakses, ramah, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.

Pendampingan yang berlangsung di aula pertemuan Kemenag Bangka Tengah tersebut merupakan agenda atau batch kedua PEKPPP setelah sebelumnya dilaksanakan pada Agustus 2026. Selain membahas kesiapan pelayanan bagi kelompok rentan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan SAKIP, akselerasi capaian kinerja Triwulan III Tahun 2026, serta peningkatan kualitas LKJ Tahun 2026.

Kegiatan dihadiri Kasubbag Tata Usaha Kemenag Bangka Tengah, Mustaryadi, bersama Tim Akselerasi Capaian Kinerja dan Tim PEKPPP Kemenag Bangka Tengah. Pendampingan diberikan langsung oleh Tim Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asmaridho Efendi, didampingi Ardi Wiriyanto.

Koordinator Tim Kemenag Bangka Tengah, Eni Suliza, dalam keterangannya mengatakan persiapan pelayanan ramah kelompok rentan merupakan bentuk evaluasi mandiri sekaligus komitmen untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dengan prioritas, aksesibilitas, mobilitas, dan fasilitas yang memadai.

“Ini merupakan batch kedua PEKPPP. Kita ingin memastikan pelayanan bagi kelompok rentan tidak hanya memenuhi evaluasi, tetapi benar-benar memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Eni, Selasa (22/9/2026).

Komitmen tersebut, lanjut Eni, sejalan dengan budaya kerja Kemenag Bangka Tengah melalui MR. SMILE (Menyapa, Ramah, Senyum, Mudah, Indah dan Lemah Lembut). Budaya kerja ini diharapkan hadir dalam setiap interaksi pelayanan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan akses pelayanan lebih.

“Kami berharap pelayanan yang ramah dan mobilitas terbaik yang kami hadirkan dapat memberikan pengalaman yang baik di hati masyarakat, khususnya kelompok rentan,” tambahnya.

Sementara itu, Mustaryadi menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menjadi pijakan untuk melakukan perbaikan nyata. Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya dilihat dari kelengkapan fasilitas, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasakan kemudahan ketika mendapatkan layanan.

“Yang kita evaluasi bukan sekadar administrasinya, tetapi bagaimana hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Mustaryadi.

Penguatan pelayanan ramah kelompok rentan menjadi salah satu bentuk nyata semangat Kemenag Berdampak. Melalui kesiapan fasilitas, akses yang lebih mudah, serta petugas yang responsif dan ramah, Kemenag Bangka Tengah berupaya memastikan setiap masyarakat, termasuk kelompok rentan, mendapatkan kesempatan yang setara dalam memperoleh pelayanan. Komitmen tersebut akan terus diperkuat melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga pelayanan Kemenag tidak hanya selesai pada dokumen dan perencanaan, tetapi benar-benar hadir sebagai kemudahan yang dapat dilihat, dirasakan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Kontributor: Umami

LINK TERKAIT