
KUA Sungaiselan dan Disdukcapil bersinergi siap luncurkan inovasi program SAH BERES
KUA Sungaiselan dan Disdukcapil bersinergi siap luncurkan inovasi program SAH BERES
SUNGAISELAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungaiselan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Mengusung semangat efisiensi dan efektivitas, KUA Sungaiselan resmi menginisiasi program inovatif bertajuk Sah Nikah Hak Kependudukan Beres (SAH BERES).
Program ini merupakan langkah terintegrasi di mana pasangan pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan tidak hanya mendapatkan Buku Nikah, tetapi juga langsung menerima dokumen kependudukan terbaru, seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP dengan status pernikahan yang telah diperbarui.
Rencana peluncuran program ini dibahas dalam rapat koordinasi dan sosialisasi yang berlangsung di Aula KUA Sungaiselan. Kepala KUA Kecamatan Sungaiselan, Suprin, M.Pd., memimpin langsung pertemuan tersebut dengan menggandeng pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Pemerintah Kecamatan Sungaiselan, Kamis (15/1/2026).
"Ini adalah wujud nyata pelayanan prima Kementerian Agama. Kami ingin masyarakat tidak lagi merasa terbebani dengan urusan birokrasi yang berbelit setelah menikah. Melalui SAH BERES, urusan di KUA tuntas, administrasi kependudukan juga beres di saat yang sama," ujar Suprin.
Pihak Disdukcapil, yang diwakili oleh Bapak Pahrizal, turut memberikan arahan teknis mengenai prosedur verifikasi berkas. Sinergi ini memastikan bahwa data yang masuk ke sistem KUA akan langsung terintegrasi dengan database kependudukan, sehingga proses pembaruan dokumen bisa berjalan cepat dan akurat.
Dalam keterangannya, Suprin menegaskan bahwa KUA Sungaiselan harus menjadi garda terdepan dalam inovasi layanan publik di bawah naungan Kementerian Agama. Menurutnya, sebagai satuan kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari, KUA tidak boleh terjebak dalam pola kerja konvensional.
"KUA Sungaiselan tidak boleh kalah saing dengan KUA di daerah lain. Kami harus terus maju menuju perubahan yang lebih baik. Program SAH BERES ini adalah titik awal bagi kami untuk membuktikan bahwa pelayanan pemerintah bisa dilakukan dengan sangat efektif, efisien, dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara instan," tegas Suprin.
Inovasi ini diharapkan dapat meminimalisir adanya data penduduk yang tidak akurat akibat pasangan yang sudah menikah namun belum memperbarui status di dokumen kependudukannya. Dengan sistem jemput bola ini, masyarakat diuntungkan secara waktu dan biaya karena tidak perlu bolak-balik ke kantor dinas terkait.
Rapat koordinasi ini menjadi sinyal kuat bahwa KUA Sungaiselan siap bertransformasi menjadi kantor layanan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Program SAH BERES direncanakan akan segera diluncurkan secara resmi dalam waktu dekat dan diharapkan menjadi pilot project bagi integrasi layanan publik di tingkat kecamatan. (umm)