Kemenag Bangka Tengah Matangkan Persiapan HAB ke-81, Perkuat Sinergi Pegawai dan Sosialisasikan Proyek Perubahan Ecofaith Digital

Rapat persiapan pembentukan panitia yang berlangsung di aula pertemuan Kantor Kemenag Bangka Tengah

Rapat persiapan pembentukan panitia HAB ke-81 di aula pertemuan

Koba (Humas Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama melalui rapat persiapan pembentukan panitia yang berlangsung di aula pertemuan Kantor Kemenag Bangka Tengah, Kamis (5/11/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah, Jamaludin, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Mustaryadi. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), kepala madrasah, serta seluruh staf di lingkungan Kemenag Bangka Tengah.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun koordinasi, menyatukan persepsi, sekaligus mempersiapkan kepanitiaan agar rangkaian peringatan HAB ke-81 dapat terlaksana secara terencana, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh unsur keluarga besar Kementerian Agama.

Dalam arahannya, Jamaludin menekankan bahwa peringatan HAB merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan pengabdian Kementerian Agama sekaligus memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya berharap seluruh jajaran dapat mengambil peran aktif, saling mendukung, dan bekerja sama agar peringatan ini memiliki makna dan memberikan dampak positif bagi kemenag maupun masyarakat," ujar Jamaludin.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya ditentukan oleh panitia, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang ada di lingkungan Kemenag Bangka Tengah.

Senada dengan hal tersebut, Kasubbag Tata Usaha, Mustaryadi, menyoroti pentingnya kesiapan teknis, pembagian tugas, serta koordinasi antarsatuan kerja dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

"Pembentukan panitia harus diikuti dengan perencanaan yang matang dan pembagian tanggung jawab yang jelas. Kita perlu membangun komunikasi dan sinergi agar semua agenda dapat terlaksana dengan baik," ungkap Mustaryadi.

Usai pembahasan persiapan HAB ke-81, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan pegawai yang dirangkaikan dengan sosialisasi proyek perubahan Ecofaith Digital Ekoteologi Berbasis Cinta: Melestarikan Lingkungan Hijau.

Proyek perubahan ini akan diwujudkan melalui program konkret berupa pembuatan dan pengembangan bank sampah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah dan MAN Insan Cendekia (IC) Bangka Tengah sebagai lokasi field project.

Program tersebut dirancang sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Kehadiran bank sampah diharapkan mampu mendorong pegawai dan warga madrasah untuk membiasakan pemilahan sampah, mengurangi sampah yang tidak terkelola, serta mengoptimalkan pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Lebih dari sekadar pengelolaan sampah, Ecofaith Digital Ekoteologi Berbasis Cinta membawa pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Semangat mencintai alam diterjemahkan ke dalam tindakan nyata melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh unsur satuan kerja.

Pendekatan digital dalam proyek perubahan ini juga diharapkan dapat mendukung edukasi, sosialisasi, dokumentasi, serta pemantauan pelaksanaan program sehingga pengelolaan bank sampah dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

Melalui penetapan lingkungan Kemenag Bangka Tengah dan MAN IC Bangka Tengah sebagai field project, program ini diharapkan menjadi model percontohan yang dapat dikembangkan lebih luas pada satuan kerja dan madrasah lainnya di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah.

Rangkaian kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Kementerian Agama perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan nilai-nilai spiritual, serta kepedulian terhadap persoalan lingkungan.

Kemenag Bangka Tengah berkomitmen menyukseskan peringatan HAB ke-81 dengan mengedepankan semangat kebersamaan, pengabdian, dan pelayanan kepada masyarakat. Sejalan dengan itu, melalui proyek perubahan Ecofaith Digital Ekoteologi Berbasis Cinta, Kemenag Bangka Tengah bertekad membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, dimulai dari lingkungan kerja dan madrasah.

Dengan semangat cinta terhadap sesama dan alam semesta, Kemenag Bangka Tengah berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi slogan, tetapi tumbuh sebagai gerakan nyata yang berawal dari kesadaran, diwujudkan melalui tindakan, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Kontributor : Umami

LINK TERKAIT