Kemenag Bangka Tengah Gelar Sosialisasi JKN-KIS, Perkuat Pemahaman Hak dan Akses Layanan Kesehatan Pegawai

Sosialisasi JKN-KIS bagi pegawai kemenag di ruang pertemuan

Sosialisasi JKN-KIS bagi pegawai kemenag di ruang pertemuan

Bangka Tengah- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di ruang pertemuan Kantor Kemenag Bangka Tengah, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai terkait hak peserta JKN-KIS serta pemanfaatan layanan kesehatan yang kini terintegrasi melalui aplikasi BPJS Kesehatan.

Sosialisasi dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bangka Tengah, Jamaludin, Kasubbag Tata Usaha, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah Susmini, serta diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Bangka Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Susmini memaparkan berbagai informasi penting mengenai hak dan kewajiban peserta JKN-KIS, prosedur memperoleh layanan kesehatan, hingga tata cara penggunaan aplikasi BPJS Kesehatan yang memudahkan peserta dalam mengakses berbagai layanan secara digital.

Melalui sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi, mulai dari pengecekan status kepesertaan, perubahan data, antrean online fasilitas kesehatan, hingga akses informasi layanan kesehatan lainnya yang dapat dilakukan secara praktis melalui perangkat telepon genggam.

Kepala Kantor Kemenag Bangka Tengah, Jamaludin, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai program JKN-KIS menjadi kebutuhan penting bagi setiap pegawai agar dapat memanfaatkan hak layanan kesehatan secara optimal.

“JKN-KIS merupakan salah satu bentuk perlindungan dasar yang sangat penting bagi ASN dan keluarganya. Karena itu, pemahaman terhadap hak, kewajiban, serta tata cara mengakses layanan kesehatan harus terus ditingkatkan agar manfaat program ini benar-benar dirasakan secara maksimal,” ujarnya.

Jamaludin menambahkan bahwa transformasi layanan kesehatan yang semakin terdigitalisasi menuntut masyarakat, termasuk ASN, untuk mampu beradaptasi dengan berbagai kemudahan yang telah disediakan pemerintah.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai tidak hanya memahami regulasi dan manfaat JKN-KIS, tetapi juga mampu memanfaatkan aplikasi BPJS Kesehatan secara mandiri. Dengan begitu, akses terhadap layanan kesehatan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien ketika dibutuhkan,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi langsung terkait berbagai kendala maupun pengalaman dalam menggunakan layanan JKN-KIS dan aplikasi BPJS Kesehatan. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan sekaligus mendukung optimalisasi pemanfaatan program jaminan kesehatan nasional di lingkungan Kemenag Bangka Tengah.

Kontributor : Umami

LINK TERKAIT