TINGKATKAN KUALITAS SDM, KEMENAG BANGKA TENGAH LAKSANAKAN PELATIHAN APLIKASI SRIKANDI BAGI PPPK BARU

Pelatihan pembuatan surat dan penggunaan aplikasi Srikandi bagi PPPK Baru

Pelatihan pembuatan surat dan penggunaan aplikasi Srikandi bagi PPPK Baru

Bangka Tengah- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabuaten Bangka Tengah melalui Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAPKIS) membekali PPPK baru dengan pelatihan digitalisasi persuratan melalui aplikasi Srikandi. Langkah ini diambil guna mempercepat transformasi Smart Governance di lingkungan Kemenag Bangka Tengah, Rabu (21/1/2026).

Pelatihan yang berlangsung secara khidmat ini difokuskan pada penguasaan tata cara pembuatan surat resmi melalui Microsoft Word dan operasionalisasi Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi). Dua PPPK baru yang menjabat sebagai Pengadministrasi Perkantoran, Suharnik dan Murtini, menjadi sasaran utama dalam pendampingan intensif ini.

Di bawah bimbingan Rijaya, selaku Penata Layanan Operasional dan Dina Muhrowati selaku Admin Operator Aplikasi Srikandi, pelatihan ini menjadi jembatan bagi para pegawai baru untuk melompat dari cara-cara lama menuju efisiensi digital. Bukan sekadar mengetik di Microsoft Word, mereka diajarkan bagaimana sebuah surat bisa menjadi bagian dari ekosistem Smart Governance sekaligus mendukung peralihan dari sistem manual ke sistem digital yang lebih aman dan transparan.

"Ini komitmen kami untuk mewujudkan pelayanan prima. Sistem internal harus kuat dan terkoordinasi secara digital agar visi organisasi tercapai," Ujar Rijaya.

Senada dengan itu, Dina memaparkan bahwa penguasaan aplikasi Srikandi adalah tentang standarisasi dan keamanan dokumen negara.

"Aplikasi Srikandi adalah pilar utama dalam menjaga autentikasi arsip kita. Melalui sistem ini, setiap surat yang keluar-masuk memiliki jejak digital yang jelas dan sah secara hukum. Jadi, tidak ada lagi cerita surat terselip atau nomor surat ganda. Semuanya terpusat, terintegrasi, dan jauh lebih aman dibanding metode manual," pungkas Dina.

Selama kegiatan berlangsung, kedua PPPK tampak fokus dan khidmat mengikuti setiap tahapan, mulai dari teknik penyusunan draf surat yang baku hingga proses input dan pengiriman pada aplikasi. Melalui pendampingan ini, PPPK baru diharapkan dapat mengembangkan hard skill teknis sekaligus soft skill dalam beradaptasi dengan perubahan teknologi.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Bangka Tengah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). 

Dengan adanya pelatihan rutin seperti ini, Kemenag Bangka Tengah optimis dapat mempercepat proses mewujudkan standar pelayanan publik yang akuntabel di semua lini satuan kerja serta memastikan bahwa setiap aparatur memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. (umm)

LINK TERKAIT