
Tim penyuluh agama islam KUA Kecamatan Namang hadiri peringatan Isra' Mi'raj di SMPN 1 Namang
Tim penyuluh agama islam KUA Kecamatan Namang hadiri peringatan Isra' Mi'raj di SMPN 1 Namang
Namang- Sebanyak 570 siswa tampak antusias mengikuti acara peringatan Isra' Mi'raj di Halaman SMPN 1 Namang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tim Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan beserta seluruh jajaran staf dan guru, Rabu (21/1/2026).
Peringatan kali ini menjadi momentum penting bagi pihak sekolah dan KUA untuk berkolaborasi dalam penguatan karakter generasi muda di wilayah Namang. Dalam kesempatan tersebut, para Penyuluh Agama Islam terlibat aktif memberikan materi inti mengenai perjalanan spiritual Rasulullah SAW. Fokus utama yang ditekankan adalah urgensi dan keutamaan shalat lima waktu sebagai bagian utama dari peristiwa Isra’ Mi’raj.
Materi disampaikan dengan pendekatan yang relevan bagi dunia remaja, sehingga para peserta terlihat fokus menyimak dari awal hingga akhir. Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran tim KUA.
"Kami sangat berterima kasih kepada jajaran KUA Kecamatan Namang yang telah meluangkan waktu dan memberikan materi yang sangat berbobot bagi anak didik kami. Kehadiran sosok penyuluh di tengah siswa memberikan perspektif keagamaan yang lebih segar dan mendalam," ujar perwakilan pihak SMPN 1 Namang.
Maturi, yang hadir mewakili jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Namang, menegaskan bahwa sekolah merupakan ladang dakwah yang strategis. Menurutnya, keterlibatan penyuluh dalam kegiatan sekolah adalah wujud nyata kontribusi KUA dalam membentuk moralitas masyarakat sejak dini.
"Remaja adalah usia krusial. Karakter mereka harus dibina dan dibimbing secara masif. Jika kita gagal mendampingi mereka di fase ini, kita akan kehilangan momentum untuk mencetak generasi masa depan yang cemerlang," tutur Maturi.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan sesaat. Ke depan, KUA Kecamatan Namang tengah merancang program binaan berkelanjutan yang lebih inklusif.
"Kami ingin hadir di semua lini. Mulai dari edukasi bagi anak-anak, pendampingan karakter remaja, hingga penguatan mentalitas bagi orang dewasa. Ini adalah tanggung jawab moral kami sebagai pelayan masyarakat di bidang keagamaan," tambahnya.
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dengan harapan besar bahwa karakter cemerlang yang dicita-citakan bukan hanya mimpi, melainkan hasil dari bimbingan yang berkelanjutan. (umm)