SINERGI LINTAS SEKTORAL, KEMENAG BANGKA TENGAH FASILITASI KANTOR PUSAT TP UKS/M WUJUDKAN GENERASI SEHAT 2026

Kemenag ikut terlibat dalam rapat perdana TP UKS/M Kabupaten Bangka Tengah bahas program kerja tahun 2026

Kemenag ikut terlibat dalam rapat perdana TP UKS/M Kabupaten Bangka Tengah bahas program kerja tahun 2026

Bangka Tengah- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah mengambil langkah strategis dalam memperkuat kualitas kesehatan di lingkungan pendidikan. Kemenag Bangka Tengah resmi bergabung dalam Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (TP UKS/M) sekaligus memfasilitasi penyediaan kantor pusat koordinasi bagi tim tersebut di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

Langkah ini menandai babak baru sinergi antara institusi pendidikan umum dan agama. Rapat perdana TP UKS/M yang digelar di kantor pusat baru tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua TP UKS/M Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, Selasa (13/1/2026).

Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan dan koordinasi program UKS/M di seluruh jenjang pendidikan. Melalui implementasi Trias UKS (Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat), pemerintah daerah berupaya memastikan peserta didik tumbuh secara optimal dan cerdas.

Ketua TP UKS/M Bangka Tengah, Eva Algafry, menekankan bahwa kehadiran kantor pusat yang difasilitasi oleh Kemenag ini akan mempermudah koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kemenag, dan Kementerian Dalam Negeri melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bangka Tengah.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Bangka Tengah, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, La Barihi, M.Pd., mengungkapkan bahwa rapat perdana ini berfokus pada pematangan rencana program kerja sepanjang tahun 2026.

"Kami telah memetakan beberapa agenda prioritas, mulai dari program kunjungan rutin ke sekolah dan madrasah, edukasi pembinaan, hingga pelayanan kesehatan terpadu. Fokus kami tidak hanya pada pendidikan kesehatan, tetapi juga memastikan lingkungan sekolah sehat secara berkelanjutan," ujar La Barihi saat ditemui oleh tim humas.

Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah progresif dalam memangkas sekat birokrasi antara sekolah umum dan madrasah dalam hal jaminan kesehatan siswa. Dengan koordinasi yang lebih tertata di kantor pusat baru, TP UKS/M Bangka Tengah optimis dapat memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Harapan kami, model kolaborasi di Bangka Tengah ini dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten lain. Kunci utamanya adalah sinergi antar instansi demi mewujudkan peserta didik yang cerdas di lingkungan yang sehat," pungkas La Barihi.

"kami juga membuat rencana evaluasi berkala guna memastikan program berjalan tepat sasaran selama tahun berjalan," tambahnya.

Rapat perdana ini ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh perwakilan instansi untuk memastikan setiap sekolah dan madrasah di Bangka Tengah mendapatkan pembinaan yang merata dan berkualitas sepanjang tahun 2026. (umm)

LINK TERKAIT