
Kemenag Bangka Tengah sukses laksanakan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan tutup rangkaian kegiatan HAB Kemenag RI Ke-80
Kemenag Bangka Tengah sukses laksanakan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan tutup rangkaian kegiatan HAB Kemenag RI Ke-80
Bangka Tengah- Meski peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 secara ceremonial telah resmi ditutup pada awal Januari lalu, kemeriahan di Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Tengah masih terasa hangat. Sempat tertunda akibat kendala cuaca, Kemenag Bangka Tengah akhirnya sukses menggelar Jalan Sehat Kerukunan sebagai agenda penutup manis rangkaian HAB ke-80, Rabu (28/01/2026).
Kegiatan ini bukan sekedar jalan sehat biasa melainkan kolaborasi antara jajaran pegawai kantor, Penyuluh Agama, guru-guru madrasah, hingga tokoh-tokoh dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Suasana hangat terasa sepanjang kegiatan berjalan, mereka berjalan beriringan, berbincang ringan, dan sesekali terbahak bersama tanpa sekat jabatan maupun latar belakang.
Kepala Kantor Kemenag Bangka Tengah, H. Jamaludin, S.Ag.,M.H. mengungkapkan bahwa inti dari kegiatan ini adalah ruang untuk menghidupkan dan memanusiakan hubungan kerja yang selama ini mungkin terasa kaku karena rutinitas. Ia turut menekankan bahwa esensi dari tagline kerukunan harus dimulai dari rumah sendiri. Baginya, kerukunan tidak mengenal kata kadaluwarsa.
"Kita ini setiap hari bertemu dalam rutinitas yang padat, cara kita berkomunikasi biasanya mengenai tuntutan laporan dan dokumen. Lewat jalan sehat kali ini, kita bisa saling sapa dan bertukar kabar serta membangun rasa kekeluargaan yang lebih hangat. Jika di dalam internal kita sudah solid dan rukun, maka menebarkan pesan kerukunan ke masyarakat luas akan jauh lebih mudah," ungkap Jamaludin optimis.
"Dan kedepannya tentu energi ini akan mempengaruhi bagaimana kita melayani masyarakat dan pastinya pelayanan kita ke masyarakat juga akan jauh lebih tulus," tandasnya.
Kehadiran FKUB dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa kerukunan umat beragama di Bangka Tengah terus dijaga melalui praktik nyata yang diiringi dengan langkah kaki bersama.
Sementara itu, Ketua Pantia HAB Kemenag RI Ke-80, Tuti Iryani tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya melihat antusiasme para pegawai sepanjang kegiatan.
"Acara ini sukses karena partisipasi aktif semua teman-teman. Tanpa mereka, ini hanya jalan sehat biasa. Tapi hari ini, kita melihat ada nyawa, ada bahagia yang terlihat, tentu ini menjadi kebahagian tersendiri bagi kami panitia," tuturnya kepada tim humas.
Kemeriahan memuncak saat pengundian doorprize dimulai. Lapangan berubah menjadi panggung drama penuh tawa. Ada wajah yang mendadak tegang saat nomor undian dibacakan, ada yang menatap kupon dengan penuh harap, ada yang bersorak saat rekannya maju ke panggung, hingga gelak tawa yang pecah saat nomor yang disebutkan ternyata meleset tipis. Wajah-wajah penuh harap dan cemas itu justru menjadi bumbu yang mempererat kedekatan emosional antar pegawai.
Seiring berakhirnya jalan sehat ini, rangkaian HAB Kemenag RI ke-80 resmi ditutup. Jalan sehat ini menjadi pengingat bahwa selama delapan dekade pengabdian tanpa henti bagi bangsa, tantangan terbesarnya adalah merawat harmoni Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju. Dengan melibatkan FKUB, Kemenag Bangka Tengah ingin menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan adalah warna, dan kerukunan adalah jalan panjang yang harus ditempuh bersama-sama.
Melalui langkah-langkah kecil ini, Kemenag Bangka Tengah mencoba untuk selalu hadir sebagai institusi yang melayani tidak hanya sebatas administratif melainkan juga mengedepankan kebahagian dan kebersamaan. (umm)