PERSIAPANKAN KETAHANAN RUMAH TANGGA ERA GEN Z, KEPALA KUA PANGKALANBARU BEKALI CATIN STRATEGI PERENCANAAN MATANG

Kegiatan Bimwin KUA Kecamatan Pangkalanbaru

Kegiatan Bimwin KUA Kecamatan Pangkalanbaru

Pangkalanbaru- Dalam upaya mewujudkan keluarga yang kokoh dan berkualitas, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkalanbaru menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi pasangan calon pengantin (catin). Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Kecamatan Pangkalanbaru ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Muhammad Ahyarudin, S.Ag., Kamis (15/1/2026).

Dalam arahannya, Ahyarudin menekankan bahwa pernikahan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan peta jalan atau roadmap yang jelas. Ia secara khusus membedah pentingnya perencanaan jangka panjang dalam mengarungi dinamika kehidupan rumah tangga.

Ahyarudin memaparkan materi yang menitikberatkan pada pemahaman mendalam mengenai hak dan kewajiban suami-istri. Menurutnya, konflik dalam rumah tangga adalah hal yang lumrah, namun yang membedakan keberhasilan sebuah pasangan adalah cara mereka mengelola pemicu konflik tersebut.

"Kehidupan pasca menikah harus diisi dengan perencanaan yang matang antara kedua belah pihak melalui diskusi bersama. Tanpa komunikasi yang terbuka, hal-hal kecil bisa menjadi pemicu keretakan," ujar Ahyarudin di hadapan para peserta Bimwin.

Menariknya, Ahyarudin juga menyoroti perubahan pola pikir pada generasi saat ini. Memasuki era Gen Z, isu kesehatan mental (mental health) menjadi perhatian utama dalam membangun hubungan. Ia menilai bahwa perencanaan yang matang adalah kunci menjaga stabilitas emosional pasangan.

"Gen Z memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan mental. Oleh karena itu, kami mendorong pasangan untuk menciptakan ruang bebas berdiskusi. Dengan saling menghargai pendapat, masing-masing individu merasa didengar, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesehatan mental mereka dalam rumah tangga," tambahnya.

Melalui diskusi dua arah ini, pasangan diharapkan dapat menyelaraskan wishlist atau impian bersama, mulai dari rencana finansial hingga pola asuh anak kelak.

Kegiatan Bimwin ini merupakan bagian dari program penguatan ketahanan keluarga yang digalakkan Kementerian Agama. Ahyarudin berharap, melalui bimbingan ini, angka perselisihan dan perceraian di wilayah Kecamatan Pangkalanbaru dapat ditekan.

Ia menutup sesi dengan pesan bahwa rumah tangga yang bahagia tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dibangun di atas fondasi ilmu, kesabaran, dan perencanaan yang matang sejak sebelum akad diucapkan. (umm)

LINK TERKAIT