PERKUAT BRANDING KUA SEBAGAI PILOTING PUSAKA SAKINAH, KUA KECAMATAN KOBA LAKUKAN PEMBAHARUAN PAPAN INFORMASI

KUA Kecamatan Koba lakukan pembaruan papan informasi sebagai KUA Piloting pusaka sakinah

KUA Kecamatan Koba lakukan pembaruan papan informasi sebagai KUA Piloting pusaka sakinah

Koba- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Koba terus melakukan transformasi layanan guna mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat. Sebagai salah satu KUA Piloting Pusaka Sakinah, KUA Koba kini memperbarui infrastruktur informasi, termasuk pembaruan papan informasi di halaman kantor sebagai upaya branding dan keterbukaan informasi publik.

Kepala KUA Kecamatan Koba, Endri Susyono, M.Pd.I, menegaskan bahwa pembaruan ini bukan sekadar aspek estetika, melainkan simbol kesiapan KUA dalam menjalankan fungsi yang lebih luas. Program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) hadir dengan tagline "Berkah, Kompak, Lestari" untuk menjawab tantangan dinamika keluarga di era modern.

"Kami ingin masyarakat luas mengetahui bahwa KUA Koba kini telah bertransformasi. Melalui piloting ini, kami berkomitmen memberikan dampak nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," ujar Endri, Senin (19/1/2026).

KUA Koba kini tidak hanya melayani urusan administratif pernikahan dan keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi. Layanan yang tersedia mencakup Belajar Rahasia Nikah (Berkah), konseling, mediasi, hingga pendampingan ketahanan keluarga. Endri berharap, peran aktif penyuluh agama dapat menjadi motor penggerak perubahan positif bagi citra Kementerian Agama di mata publik.

"keberhasilan program ini bertumpu pada kompetensi penyuluh agama. Para penyuluh kini bertindak sebagai konselor dan mediator yang proaktif menjemput bola ke tengah masyarakat," ungkapnya.

"Penyuluh adalah ujung tombak kami. Mereka membawa pesan perubahan menuju Kementerian Agama yang lebih melayani dan responsif," tambahnya.

Sebagai KUA Piloting, Koba diharapkan menjadi percontohan (role model) bagi kecamatan lain. Upaya ini mencakup penyediaan layanan bersama Ketahanan Keluarga Indonesia yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan kecakapan hidup (life skills) dalam berumah tangga.

Melalui perbaikan sarana dan prasarana serta peningkatan kualitas layanan, Endri berharap masyarakat tidak lagi ragu untuk datang ke KUA guna berkonsultasi mengenai berbagai persoalan keagamaan dan keluarga. (umm)

LINK TERKAIT