
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sungaiselan beri edukasi religi dalam rangka peringatan Isra' Mi'raj
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sungaiselan beri edukasi religi dalam rangka peringatan Isra' Mi'raj
Sungaiselan- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungaiselan menggelar kegiatan edukasi religi dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Mengangkat tema Membumikan Pesan Isra Mi’raj bagi Siswa MTs AIAI Sungaiselan, acara ini bertujuan untuk memperkuat karakter generasi muda melalui nilai-nilai spiritual, Senin (19/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini dihadiri oleh sedikitnya 150 siswa. Tidak hanya siswa, seluruh jajaran staf KUA dan tenaga pendidik turut mendampingi jalannya acara yang berlangsung khidmat namun interaktif tersebut.
Kepala KUA Sungaiselan, Suprin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis untuk memperluas jangkauan bimbingan masyarakat. Menurutnya, sekolah adalah ladang yang tepat untuk menanamkan pemahaman agama yang moderat dan aplikatif.
"Kegiatan ini merupakan langkah efektif guna mengukuhkan peran penyuluh agama Islam di lingkungan KUA Sungaiselan. Kami ingin para penyuluh tidak hanya bersentuhan dengan masyarakat umum, tetapi juga masuk ke dunia pendidikan untuk membina mentalitas siswa," ujar Suprin.
Ia menambahkan bahwa pemilihan momentum Isra Mi'raj sangat relevan untuk mengajak siswa merefleksikan kembali pentingnya perintah salat.
"Tema Membumikan Pesan ini bermakna agar hikmah perjalanan suci Rasulullah tidak berhenti sebagai narasi sejarah saja, tetapi menjadi pedoman perilaku, disiplin, dan etika bagi siswa di sekolah maupun di rumah," imbuhnya.
KUA Sungaiselan mengemas acara ini dalam bentuk diskusi dua arah. Para siswa terlihat aktif melontarkan pertanyaan kepada para Penyuluh Agama Islam yang bertindak sebagai pemateri. Pertanyaan yang muncul pun beragam, mulai dari esensi perjalanan malam Rasulullah hingga implementasi kesabaran dalam menghadapi tantangan belajar di era digital.
"Kami sangat mengapresiasi keaktifan para siswa. Ini membuktikan bahwa mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap agama jika dikemas dengan cara yang komunikatif," ungkap Jumra salah satu penyuluh sekaligus pemateri.
Melalui kegiatan ini, KUA Sungaiselan berharap peran penyuluh agama Islam semakin dirasakan kehadirannya sebagai mitra sekolah dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual. (umm)