MASUK TAHAP PRODUKSI KETIGA, SEKSI BIMAS ISLAM MATANGKAN PERSIAPAN KULTUM RAMADHAN

Seksi Bimas Islam bersama tim lakukan pengambilan konten kultum ramadhan

Seksi Bimas Islam bersama tim lakukan pengambilan konten kultum ramadhan

Bangka Tengah- Menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah terus mematangkan persiapan program ramadhan. Untuk yang ketiga kalinya, Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam turun ke lapangan memastikan pengambilan gambar/ video Kultum Ramadhan berjalan lancar tanpa hambatan. Kegiatan ini berlangsung di kawasan perkantoran Pemda Bangka Tengah, Jumat (13/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai adaptasi nyata terhadap perubahan konsumsi masyarakat yang semakin lekat dengan media digital. Bimas Islam ingin hadir sebagai penyejuk melalui konten-konten ringan namun sarat makna. Program ini dijadwalkan menyapa masyarakat setiap hari Senin, Rabu, dan Kamis pukul 16.30 WIB mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa dengan pesan-pesan yang menenangkan.

Odi Sanjaya, yang memantau langsung jalannya produksi, menegaskan bahwa konten tahun ini digarap dengan pendekatan yang lebih humanis. Sesuai hasil rapat koordinasi internal yakni menjadikan Ramadan kali ini benar-benar sarat akan makna bagi umat.

"Materi yang kami susun dirancang untuk menjawab kegelisahan harian masyarakat. Harapannya, pesan yang dibalut dalam bingkai dakwah ringan ini bisa tersampaikan dengan mudah ke masyarakat luas. Sambil menunggu bedug, warga bisa sekalian menabung pahala lewat ilmu yang didapat," ungkap Odi.

Di sisi lain, pengisi materi dalam kultum adalah para Penyuluh Agama Islam yang sehar-hari bersentuhan langsung dengan masyakarat. Dan hari ini, giliran para penyuluh dari KUA Kecamatan Koba dan KUA Kecamatan Lubuk Besar yang beradu peran dengan lensa kamera. 

Keputusan melibatkan penyuluh agama dijelaskan oleh Odi bahwa hal ini merupakan panggung bagi para penyuluh untuk membuktikan bahwa mereka adalah garda terdepan yang adaptif sekaligus bentuk pemberdayaan pegawai.

"Kami ingin tunjukkan ke publik bahwa penyuluh kita itu paket lengkap. Mereka sudah terbiasa membina majelis taklim di kampung atau di KUA secara langsung face to face. Jadi, tidak hanya mahir membina majelis tetapi juga luwes saat harus berhadapan dengan kamera," jelas Odi.

"tidak menutup kemungkinan, dakwah akan beralih sepenuhnya ke ruang digital, tapi jika sudah ada pengalaman, kedepannya penyuluh kita tidak akan kesulitan," tandasnya.

Dengan hadirnya inovasi ini, Seksi Bimas Islam berharap Kemenag Bangka Tengah dapat semakin dekat di hati masyarakat. Dakwah digital ini diharapkan dapat menjadi ruang dalam enyebarkan nilai-nilai moderasi beragama tanpa terbatas ruang dan waktu.

Kontributor : Umami

LINK TERKAIT