
KUA Simpangkatis sukses laksanakan kegiatan BRUS di SMP Negeri 2 Simpangkatis
KUA Simpangkatis sukses laksanakan kegiatan BRUS di SMP Negeri 2 Simpangkatis
Simpangkatis- Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi rencana pelaksanaan program kerja tahun 2026. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simpangkatis terus berkomitmen membentengi moral generasi muda di tengah gempuran arus teknologi. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dirangkaikan dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMP Negeri 2 Simpangkatis, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ikhtiar bersama dalam membentuk karakter, akhlak, dan jati diri remaja agar siap menghadapi tantangan zaman dengan landasan iman yang kuat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana religius di tengah-tengah siswa. Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 2 Simpangkatis menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan KUA. Menurutnya, pembinaan karakter tidak bisa dilakukan sendiri oleh sekolah, melainkan butuh dukungan dari berbagai pihak.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan nasyid dari siswi SMPN 2 Simpangkatis, dan puncaknya adalah saat tim KUA Simpangkatis melantunkan pembacaan Simtuddurror, yang mengajak seluruh peserta bershalawat dan meneladani kemuliaan Rasulullah SAW.
Sementara itu, dua sesi mau’izhah hasanah menjadi inti dari kegiatan BRUS kali ini. Pemateri pertama, Ilmi Nurul Soleha, S.I.Kom, mengusung tema relevan yaitu Isra Mi‘raj dan Pemuda di Era Digital.
"Pemuda hari ini dituntut bijak menggunakan teknologi. Jadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai filter dalam bermedia sosial. Jaga adab, jaga shalat, dan jangan sampai derasnya arus informasi menggerus iman kita," ujar Ilmi di hadapan para siswa.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Simpangkatis Romanza, S.H.I, memberikan pesan penutup yang menyentuh hati. Ia menekankan bahwa esensi dari peringatan Isra Mi’raj adalah perubahan perilaku nyata.
"Wujudkan nilai Isra Mi’raj dengan sikap patuh dan hormat kepada orang tua serta guru. Itulah implementasi akhlak mulia yang sesungguhnya dalam kehidupan sehari-hari," tegas Romanza.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang penuh khidmat. Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Simpangkatis berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan berprestasi, tetapi juga memiliki adab yang luhur serta iman yang kokoh.
Penutupan yang berkesan ini meninggalkan harapan besar bagi para pendidik dan orang tua agar para siswa SMPN 2 Simpangkatis mampu tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. (es/umm)