KEMENAG BANGKA TENGAH TEGASKAN KOMITMEN AKUNTABILITAS DAN EFEKTIVITAS LEWAT TATA KELOLA KEARSIPAN

Tim arsiparis kemenag bangka tengah mulai tahapan arsip usul musnah

Tim arsiparis kemenag bangka tengah mulai tahapan arsip usul musnah

Bangka Tengah- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen dalam melakukan transformasi birokrasi yang bersih dan efisien. Tidak hanya fokus pada visi pelayanan prima, Kemenag Bangka Tengah kini tengah gencar melakukan penataan tata kelola administrasi, salah satunya melalui prosedur pemusnahan arsip yang tidak lagi memiliki nilai guna, Rabu (14/1/2026).

Langkah ini diambil untuk menciptakan efisiensi ruang penyimpanan serta memastikan bahwa setiap dokumen yang tersimpan merupakan data aktif yang mendukung kinerja lembaga.

Kegiatan pemusnahan ini tidak dilakukan secara sembarang, melainkan melalui serangkaian tahapan ketat sesuai prosedur kearsipan nasional. Dimulai dari rapat koordinasi internal, penilaian arsip secara mendalam, penginputan data secara digital, hingga akhirnya diputuskan untuk dimusnahkan.

Bertempat di Aula Pertemuan, kegiatan ini dipimpin langsung oleh tim Arsiparis Kemenag Bangka Tengah, Lusma, S.Si., bersama Iis Fransiska, S.Sy.. Dalam keterangannya, Lusma menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian vital dari transparansi dan akuntabilitas lembaga.

"Kami menjalankan amanat peraturan perundang-undangan kearsipan sekaligus memastikan komitmen lembaga dalam menjaga efisiensi dan efektivitas kerja, dan bagian penting dari akuntabilitas" ujar Lusma.

Senada dengan hal tersebut, Iis menjelaskan bahwa fokus pemusnahan saat ini menyasar dokumen-dokumen lama yang telah melampaui masa retensi.

"Seluruh arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna, terutama dari tahun 2020 ke bawah, sudah mulai kami ajukan pemusnahannya hari ini. Kami menargetkan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin yang dilakukan 1 hingga 2 kali dalam setahun demi menjaga ketertiban administrasi secara berkelanjutan," tutur Iis.

Dengan langkah progresif ini, Kemenag Bangka Tengah membuktikan bahwa pelayanan prima harus didukung oleh manajemen internal yang sehat. Pemusnahan arsip ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Bangga Melayani Bangsa juga diimplementasikan hingga ke aspek teknis manajerial di belakang layar. (umm)

LINK TERKAIT