JELANG RAMADHAN, KUA PANGKALANBARU GELAR TRADISI NGANGGUNG: REKATKAN SILATURAHMI LEWAT DULANG RUWAHAN

KUA Pangkalanbaru gelar ruwahan atau nganggung bersama para pegawai

KUA Pangkalanbaru gelar ruwahan atau nganggung bersama para pegawai

Pangkalanbaru-  Suasana di Kantor Urusan Agama (KUA) Pangkalanbaru tampak berbeda hari ini. Aroma masakan menyeruak di sela-sela aktivitas administrasi, para pegawai juga tampak kompak menjunjung dulang berisi aneka lauk-pauk yang ditutup dengan tudung saji berwarna merah khas Bangka Belitung. 

Dalam rilis yang diterima, KUA Pangkalanbaru ikut menyemarakkan tradisi Ruwahan atau Nganggung di lingkungan KUA Pangkalanbaru untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Acara yang dimulai dengan doa bersama ini khidmat memohon keberkahan serta kelancaran tugas dalam melayani masyarakat.

Kepala KUA Pangkalanbaru, Ahyarudin, memaknai kegiatan ini sebagai ajang recharge semangat kerja. Menurutnya, kekompakan tim adalah kunci utama dalam melayani masyarakat.

"Kami ingin mempererat hubungan antar-rekan kerja di sini. Lewat momentum Nganggung, rasa kekeluargaan itu makin kuat. Kalau di dalam kantor sudah rukun, saya yakin tugas-tugas pelayanan ke warga Pangkalanbaru juga akan berjalan lebih enak dan berkah," ujar Ahyarudin, Jumat (6/2/2025).

Ahyarudin menambahkan bahwa tradisi Ruwahan atau nganggung memiliki filosofi mendalam tentang gotong royong di balik setiap dulang yang tersaji. Dalam kata lain, setiap rumah memiliki kontribusi untuk kebersamaan. Semangat inilah yang ingin diinternalisasikan KUA Pangkalanbaru dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya di tengah masyarakat.

Sebagai ujung tombak Kementerian Agama yang setiap harinya bersentuhan langsung dengan masyarakat, KUA Pangkalanbaru berkomitmen tidak hanya melayani pencatatan nikah tetapi juga menjadi simpul pemersatu umat. Dengan menjaga tradisi lokal seperti Nganggung, KUA menunjukkan perannya dalam melestarikan nilai-nilai religius-kultural yang selaras dengan bimbingan masyarakat Islam.

Acara yang berlangsung hangat ini menjadi pengingat bahwa sebelum memasuki bulan puasa, urusan hati antar-sesama rekan kerja harus dituntaskan terlebih dahulu melalui silaturahmi yang tulus di atas satu hamparan dulang yang sama.

Lebih lanjut, KUA Pangkalanbaru akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan moril dan spiritual, baik dalam lingkup internal maupun eksternal.


LINK TERKAIT