GELAR ASSESMEN PENILAIAN KOMPETENSI: IKHTIAR KEMENAG BABEL MENYUSUN ULANG PETA JALAN KARIER ASN

Mustaryadi bersama Jajaran kasi ikuti kegiatan Assemen di Kanwil Kemenag Babel

Mustaryadi bersama Jajaran kasi ikuti kegiatan Assemen di Kanwil Kemenag Babel

Pangkalpinang- Dalam upaya memperkuat tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Asesmen Penilaian Kompetensi di Auditorium H. Mas'ud Hasan Qolay. Kegiatan yang berlangsung sejak 20 Januari hingga 23 Januari 2026 ini bertujuan untuk melakukan pemetaan talenta pegawai secara masif dan tepat sasaran.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agama Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Penilaian Kompetensi Pegawai ASN pada Kementerian Agama, serta Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 694 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Penilaian Kompetensi.

Kegiatan ini bukan sebuah formalitas semata, melainkan komitmen nyata Kanwil Kemenag Babel menyikapi isu senioritas dan kedekatan personal yang sering kali menjadi bayang-bayang dalam rotasi jabatan di tubuh birokrasi. Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan mutasi, rolling, hingga pengisian kursi jabatan di lingkungan Kanwil Kemenag Babel benar-benar berbasis pada sistem merit. Sebuah standar di mana kualitas dan kapasitas menjadi mata uang utama, menggeser cara-cara lama yang hanya mengandalkan durasi masa kerja atau kedekatan emosional. Kanwil Kemenag Babel menegaskan bahwa penembatan jabatan di Lingkungan Kanwil Kemenag Babel tidak lagi berdasarkan siapa kenal siapa melainkan siapa bisa apa.

Asesmen ini diikuti oleh kurang lebih 35 peserta dari berbagai satuan kerja, termasuk delegasi dari Kemenag Kabupaten Bangka Tengah. Mulai dari Kasubbag Tata Usaha, Mustaryadi, hingga jajaran Kepala Seksi seperti Odi Sanjaya, Eri Priawan, Tuti Iryani, dan La Barihi. 

Dalam jeda kegiatan di hari kedua, Mustaryadi menuturkan bahwa langkah ini adalah angin segar bagi para ASN yang selama ini mempertanyakan soal pengembangan karir bagi ASN.

"Ini adalah dukungan nyata terhadap karir pegawai. Kita bicara soal penguatan talenta dan skill yang benar-benar relevan dengan kebutuhan instansi. Asesmen ini juga menjadi salah satu pilar dukungan terhadap pengembangan karir bagi ASN. Ini adalah momen penguatan talenta dan skill yang dimiliki oleh setiap pegawai di masing-masing instansi," ujarnya saat dihubungi oleh tim humas, Rabu (21/1/2026).

Senada dengan itu, Odi Sanjaya yang mewakili jajaran Kepala Seksi menyampaikan harapan di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu cara negara mengukur kompetensi ASN. Ia berharap hasilnya nanti bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan kompas bagi perencanaan promosi, mutasi, hingga penentuan pelatihan (diklat) yang tepat sasaran.

"Hasil asesmen ini kami harapkan dapat menjadi data dukung valid dalam penyusunan database kompetensi ASN. Nantinya, data ini akan menjadi acuan dalam perencanaan promosi, mutasi, rotasi, hingga penyusunan analisis kebutuhan diklat yang lebih tepat sasaran," pungkas Odi.

Dengan adanya pemetaan ini, Kanwil Kemenag Babel optimis dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional, transparan, dan kompetitif demi pelayanan publik yang lebih baik. (umm)

LINK TERKAIT