
Zoom Launcing Humas Level Up bersama Sekretariat Jenderal Kemenag RI
Zoom Launcing Humas Level Up bersama Sekretariat Jenderal Kemenag RI
Bangka Tengah- Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah bersama seluruh praktisi humas Kementerian Agama berpartisipasi dalam peluncuran program Humas Level Up. Program yang digagas oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI ini menjadi ruang akselerasi bagi para pengelola informasi agar tidak sekadar menjadi penyampai pesan, tetapi juga penjaga kerukunan di ruang digital, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung via Zoom Meeting ini mempertemukan sekitar 500 praktisi humas lintas satuan kerja Kementerian Agama. Kehadiran Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, bersama Kepala Pusbangkom MKMB, Musyarrafah, dan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, Thobib Al-Asyhar, menegaskan bahwa transformasi komunikasi kini menjadi prioritas utama lembaga.
Dalam sesi pemaparannya, Kepala Biro membedah realitas tantangan humas di era digital yang semakin pelik. tidak hanya soal keragaman isu sensitif, politik identitas, ataupun konflik sosial, humas kini harus berhadapan juga dengan bagaimana opini publik bisa dibentuk dan dirubah hanya dalam hitungan detik, misinformasi, malinformasi, hingga tingginya tuntunan ekspektasi publik terhadap transparansi. Menurutnya, Humas Kemenag memikul beban moral sebagai motor narasi kerukunan, misalnya, di tengah polarisasi yang sering muncul menjelang pesta demokrasi (Pilpres maupun Pilkada), Humas harus menjadi jangkar yang tenang.
"Tugas kita adalah membingkai netralitas. Humas harus memastikan lembaga dan ASN tidak terseret dalam pusaran perdebatan komunitas yang kontraproduktif. Kita adalah jembatan, bukan pemisah," ungkap Thobib dengan lugas.
Thobib juga menyoroti betapa liarnya opini publik di era digital. Dalam hitungan detik, sebuah opini bisa dibentuk, diubah, bahkan dihancurkan melalui misinformasi dan malinformasi. Masyarakat saat ini sudah sangat cerdas dalam bermedia, sehingga pola-pola komunikasi lama yang kaku tidak lagi relevan.
"Jawabannya hanya satu, transparansi yang akurat dan cepat. Kita tidak boleh kalah cepat dengan hoaks, tapi kita juga tidak boleh mengabaikan kebenaran demi kecepatan," tambahnya.
Menariknya, saat disinggung mengenai tren penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan berita, Thobib menyikapinya dengan bijak. Ia menganggap AI adalah angin segar yang mempermudah kerja secara teknis. Namun, ia memberi catatan keras bahwa sentuhan manusia tetap yang utama. AI adalah alat bantu, namun verifikasi atau cross-check adalah harga mati karena mesin tidak memiliki nurani dan akurasi sepenuhnya.
Sebagai penutup yang sangat realistis bagi para praktisi lapangan, Thobib mengingatkan bahwa tugas humas melampaui jam kerja kantor. Ia meminta setiap personel humas untuk selalu menyalakan ponsel dalam mode ON.
"Informasi penting dan mendesak seringkali datang di waktu yang tidak terduga. Kesiapsiagaan adalah bentuk profesionalisme kita dalam melayani publik," tegasnya.
Kegiatan Humas Level Up ini dijadwalkan akan hadir secara konsisten setiap dua minggu sekali di hari Jumat. Bagi Humas Kemenag Bangka Tengah, momentum ini menjadi langkah konkret untuk terus naik kelas, meningkatkan kompetensi, dan memastikan bahwa setiap pesan yang keluar dari lembaga adalah pesan yang menyejukkan sekaligus mencerdaskan masyarakat.
Kontibutor : Umami